Kamis, Agustus 02, 2007

Banyak cara memanggilku..


4, demikian saudara-saudaraku menyebutku dalam SMS..
Abang, demikian istriku menyapaku mesra..
Ata', demikian almarhumah Mamah Tjitjih memanggilku penuh kasih sayang..
Bang Kwarta, demikian santri-santriku menyapaku (ketika ngajar ngaji) di TPA Yasalam
Bung Kwarta, demikian kawan-kawan jurnalis menyapaku..
Bro’, demikian sapa adindaku Nana Boy (9) di Peruri..
Cak, demikian sapa adindaku Kwinta (5) di Setwapres RI..
Mas KA, demikian sapa khas Pak Cahyana di Depkominfo padaku..
Mas Kwarta, demikian sapa kawan-kawan seperjuanganku di Depdiknas..
Pak Ku, demikian panggil Pak Shasha & Pak Yosep di Biro PKLN
Pak Kwarta, demikian sapa Guru & Siswa SMKN 4 Malang padaku..
Pak eRTe, demikian sapa warga kampung RT.33 RW.16 Desa Kebonagung padaku..
Sir, demikian sapa Sahabatku Welli (kawan seperjuangan di JIS Malang)
Ta', demikian sapa khas Pak GHP & Pak Siswoyo di Biro PKLN
Tek, demikian panggil Mas Prima (1) & Mbak Terta (3) padaku..


Aku suka apapun cara mereka menyapaku atau memanggilku, tetapi ada satu panggilan lain yang (sejujurnya) tidak begitu kusukai, apakah gerangan itu? Bos! Pastinya aku bukan orang yang ber-uang dan royal, mungkin karena BOS itu Bobotku Over Sekali :)


So, apapun caramu menyapaku atau memanggilku, percayalah.. aku akan datang untuk memberikan layanan terbaikku untukmu..

Jurnal-ku: Minggu DCCI (02.2021)

Senin, 1 Februari 2021 | 19 Jumadil Akhir 1442 [ Poliklinik Pusdiklat: 08.00-09.30 ] Memantau Tes Usap Antigen 9 siswa SMK yang akan melaksa...